Mengapa Ali bin Abi Thalib -semoga Alloh meridhainya- tidak pernah jadi imam shalat semasa Nabi sakit hingga wafatnya? Jika memang beliau menjadi imam setelah Nabi, mengapa Nabi tidak pernah menunjuknya menjadi imam pengganti?
Bukankah menjadi imam dalam masalah yang lebih kecil (imam shalat), menjadi tanda akan imam besar???
Bingung lagi??
Mau jadi syiah, bingung dulu... Udah jadi syiah, tambah bingung... Piye to yaaa...????????????????
Tampilkan postingan dengan label ali bin abi thalib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ali bin abi thalib. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Januari 2011
Minggu, 02 Januari 2011
Alloh Ta'ala Menolong dan Merahmati Pemimpin Kafir???
Kebingungan keduapuluh tiga...
Syiah Imamiyyah meyakini Khulafaur Rasyidiin adalah orang-orang kafir, dzalim fasiq (selain Ali bin Abi Thalib).
Akan tetapi mengapa Alloh ta'ala membela, membantu, menolong serta merahmati kepemimpinan mereka? Sehingga mereka mampu (dengan pertolongan Alloh) memperluas wilayah negeri Islam, Islam memiliki wibawa dan kemuliaan, disegani orang-orang disekitarnya. Hingga belum pernah terjadi masa keemasan sebagaimana masa mereka.
Apakah ini sesuai dengan sunnatulloh dengan terhinakannya orang-orang kafir dan munafik?
Sebaliknya, kita lihat pada masa Imam-imam ma'shum (sebagaimana keyakinan Syiah Imamiyyah), ummat terpecah belah dan saling bunuh satu sama lain, hingga musuh-musuh Islam berkeinginan untuk menguasai Islam dan muslimin, rahmat apa yang diperoleh oleh para imam ma'shum???
Kok...???
Bingung??? ya???
Syiah Imamiyyah meyakini Khulafaur Rasyidiin adalah orang-orang kafir, dzalim fasiq (selain Ali bin Abi Thalib).
Akan tetapi mengapa Alloh ta'ala membela, membantu, menolong serta merahmati kepemimpinan mereka? Sehingga mereka mampu (dengan pertolongan Alloh) memperluas wilayah negeri Islam, Islam memiliki wibawa dan kemuliaan, disegani orang-orang disekitarnya. Hingga belum pernah terjadi masa keemasan sebagaimana masa mereka.
Apakah ini sesuai dengan sunnatulloh dengan terhinakannya orang-orang kafir dan munafik?
Sebaliknya, kita lihat pada masa Imam-imam ma'shum (sebagaimana keyakinan Syiah Imamiyyah), ummat terpecah belah dan saling bunuh satu sama lain, hingga musuh-musuh Islam berkeinginan untuk menguasai Islam dan muslimin, rahmat apa yang diperoleh oleh para imam ma'shum???
Kok...???
Bingung??? ya???
Jumat, 31 Desember 2010
Siapa yang batal keimamahannya???
Kebingungan keempat belas...
Semua tahu kalau Imam al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib mengundurkan diri dari kekhalifahan dan menyerahkannya kepada Mu'awiyyah bin Abi Sufyan padahal beliau memiliki kekuatan yang besar.
Apakah Imam al-Hasan salah, karena menyerahkan kekhalifahan kepada Mu'awiyyah bin Abi Sufyan (yang dikafirkan oleh syiah imamiyyah, dikatakan dzhalim, fasiq dll) padahal saat itu beliau memiliki kekuatan untuk memerangi Muawiyyah???
Jika perbuatan Imam al-Hasan salah tentu hal itu membatalkan keimamahannya, kema'shumannya, juga membatalkan keimamahan Imam Ali bin Abi Thalib karena memberikan washiyat kepada imam yang tidak ma'shum. Sekaligus membatalkan keimamahan imam keturunan Ali bin Abi Thalib karena mereka mendapat washiyat dari imam yang tidak ma'shum (Ali bin Abi Thalib).
Lantas... siapa imam yang benar keimamahannya???
Bingung kaan???
Semua tahu kalau Imam al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib mengundurkan diri dari kekhalifahan dan menyerahkannya kepada Mu'awiyyah bin Abi Sufyan padahal beliau memiliki kekuatan yang besar.
Apakah Imam al-Hasan salah, karena menyerahkan kekhalifahan kepada Mu'awiyyah bin Abi Sufyan (yang dikafirkan oleh syiah imamiyyah, dikatakan dzhalim, fasiq dll) padahal saat itu beliau memiliki kekuatan untuk memerangi Muawiyyah???
Jika perbuatan Imam al-Hasan salah tentu hal itu membatalkan keimamahannya, kema'shumannya, juga membatalkan keimamahan Imam Ali bin Abi Thalib karena memberikan washiyat kepada imam yang tidak ma'shum. Sekaligus membatalkan keimamahan imam keturunan Ali bin Abi Thalib karena mereka mendapat washiyat dari imam yang tidak ma'shum (Ali bin Abi Thalib).
Lantas... siapa imam yang benar keimamahannya???
Bingung kaan???
Kamis, 30 Desember 2010
Imam Ali al-Murtadha tidak sayang anak? Masa sih???
Kebingungan kesembilan...
Setelah Fathimah az-Zahra wafat -semoga Alloh meridhainya-, Imam Ali bin Abi Thalib menikah lagi dengan sejumlah muslimah serta melahirkan putra-putri yang menjadi buah hati, belahan jiwa, penerus generasi. Diantaranya adalah:
1. Ummul Banin bintu Hizam bin Daarim, melahirkan: Abbas, Abdulloh, Ja'far, Utsman.
2. Laila bintu Mas'ud ad-Darimiyyah, melahirkan: Ubaidillah dan Abu Bakr.
3. Asma bintu 'Umais, melahirkan: Yahya, Muhammad al-Ashghar, 'Aun.
4. Ummu Habib bintu Rabi'ah, melahirkan: Ruqayyah, Umar.
5. Ummu Mas'ud bintu 'Aurah bin Mas'ud ats-Tsaqafi, melahirkan: Ummul Hasan dan Ramlah al-Kubro
Coba kamu perhatikan, diantara nama putra-putri Imam Ali bin Abi Thalib ada nama khalifah pendahulu, yang diklaim oleh Syiah Imamiyyah sebagai musuh utama Imam Ali bin Abi Thalib, kafir, murtad,dzalim, fasiq dan sebagainya. Ada nama Utsman bin Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr bin Ali bin Abi Thalib, dan Umar bin Ali bin Abi Thalib.
Apakah ada seorang ayah yang ridha anaknya bernama seperti musuh bebuyutannya?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama anaknya dengan nama orang kafir?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama buah hati belahan jiwanya yang paling dicintainya dengan nama Fir'aun atau Setan atau Iblis misalnya???
Tentu seorang ayah akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang diidolakannya, dihormatinya, dan diharapkan akan menjadi teladan bagi anaknya kelak.
Tahukah kamu, kalau Imam Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari Bani Hasyim yang memberi nama putranya dengan nama Abu Bakr, Umar dan Utsman??
Begitu juga dengan keturunan Imam Ali bin Abi Thalib, al-Hasan dan al-Husain juga memberi nama putra mereka dengan nama shahabat Nabi, diataranya:
Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib memberi nama putra beliau dengan nama: Abu Bakr, Abdurrahman, Thalhah dan Ubaidillah
Kemudian Musa al-Kadzim putra Imam Ja'far ash-Shadiq memberi nama putrinya dengan nama Aisyah.
Putra Ali bin Abi ada dua yang bernama Umar: Pertama Umar al-Akbar terbunuh bersama saudaranya, al-Husain di Thuf (karbala). Kedua Umar al-Ashghar yang wafat pada umur 35 tahun.
Diantara Ahlul Bayt yang memberi nama anaknya dengan nama Abu Bakr adalah:
1. Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
3. Ali Zainal Abidin putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
4. Musa al-Kadzhim putra Ja'far ash-Shaadiq
5. Al-Husain bin Zaid bin Ali
6. Ishaq bin al-Hasan bin Ali bin al-Hasan
7. Al-Hasan bin Ali bin al-Hasan bin al-Husain bin al-Hasan
Dan selain mereka banyak lagi.
Dan diantara Ahlul Bayt yang memberi nama putrinya dengan nama Aisyah adalah:
1. Musa al-Kadzhim bin Ja'far ash-Shaadiq
2. Ali al-Hadi
Kalau begini, apakah mungkin ada permusuhan yang terjadi atara Ahlul Bayt dengan para shahabat Nabi??
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib membenci Abu Bakr, Umar, Utsman???
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib mengkafirkan Abu Bakr, Umar, Utsman???
Kalau benar, kok nama anaknya....??? Nama cucu-cucunya ....???? Bingung kan????
Setelah Fathimah az-Zahra wafat -semoga Alloh meridhainya-, Imam Ali bin Abi Thalib menikah lagi dengan sejumlah muslimah serta melahirkan putra-putri yang menjadi buah hati, belahan jiwa, penerus generasi. Diantaranya adalah:
1. Ummul Banin bintu Hizam bin Daarim, melahirkan: Abbas, Abdulloh, Ja'far, Utsman.
2. Laila bintu Mas'ud ad-Darimiyyah, melahirkan: Ubaidillah dan Abu Bakr.
3. Asma bintu 'Umais, melahirkan: Yahya, Muhammad al-Ashghar, 'Aun.
4. Ummu Habib bintu Rabi'ah, melahirkan: Ruqayyah, Umar.
5. Ummu Mas'ud bintu 'Aurah bin Mas'ud ats-Tsaqafi, melahirkan: Ummul Hasan dan Ramlah al-Kubro
Coba kamu perhatikan, diantara nama putra-putri Imam Ali bin Abi Thalib ada nama khalifah pendahulu, yang diklaim oleh Syiah Imamiyyah sebagai musuh utama Imam Ali bin Abi Thalib, kafir, murtad,dzalim, fasiq dan sebagainya. Ada nama Utsman bin Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr bin Ali bin Abi Thalib, dan Umar bin Ali bin Abi Thalib.
Apakah ada seorang ayah yang ridha anaknya bernama seperti musuh bebuyutannya?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama anaknya dengan nama orang kafir?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama buah hati belahan jiwanya yang paling dicintainya dengan nama Fir'aun atau Setan atau Iblis misalnya???
Tentu seorang ayah akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang diidolakannya, dihormatinya, dan diharapkan akan menjadi teladan bagi anaknya kelak.
Tahukah kamu, kalau Imam Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari Bani Hasyim yang memberi nama putranya dengan nama Abu Bakr, Umar dan Utsman??
Begitu juga dengan keturunan Imam Ali bin Abi Thalib, al-Hasan dan al-Husain juga memberi nama putra mereka dengan nama shahabat Nabi, diataranya:
Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib memberi nama putra beliau dengan nama: Abu Bakr, Abdurrahman, Thalhah dan Ubaidillah
Kemudian Musa al-Kadzim putra Imam Ja'far ash-Shadiq memberi nama putrinya dengan nama Aisyah.
Putra Ali bin Abi ada dua yang bernama Umar: Pertama Umar al-Akbar terbunuh bersama saudaranya, al-Husain di Thuf (karbala). Kedua Umar al-Ashghar yang wafat pada umur 35 tahun.
Diantara Ahlul Bayt yang memberi nama anaknya dengan nama Abu Bakr adalah:
1. Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
3. Ali Zainal Abidin putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
4. Musa al-Kadzhim putra Ja'far ash-Shaadiq
5. Al-Husain bin Zaid bin Ali
6. Ishaq bin al-Hasan bin Ali bin al-Hasan
7. Al-Hasan bin Ali bin al-Hasan bin al-Husain bin al-Hasan
Dan selain mereka banyak lagi.
Dan diantara Ahlul Bayt yang memberi nama putrinya dengan nama Aisyah adalah:
1. Musa al-Kadzhim bin Ja'far ash-Shaadiq
2. Ali al-Hadi
Kalau begini, apakah mungkin ada permusuhan yang terjadi atara Ahlul Bayt dengan para shahabat Nabi??
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib membenci Abu Bakr, Umar, Utsman???
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib mengkafirkan Abu Bakr, Umar, Utsman???
Kalau benar, kok nama anaknya....??? Nama cucu-cucunya ....???? Bingung kan????
Label:
abu bakr,
aisyah,
al-hasan,
al-husain,
ali al-hadi,
ali bin abi thalib,
bingung,
karbala,
musa al-kadzhim,
pembunuh umar,
permusuhan dengan ahlul bayt,
syiah imamiyyah,
Thuf
Langganan:
Postingan (Atom)
