Mau jadi syiah, bingung dulu... Udah jadi syiah, tambah bingung... Piye to yaaa...????????????????
Tampilkan postingan dengan label pembunuh umar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembunuh umar. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Januari 2011
Syiah Imamiyyah menempatkan Imamnya pada posisi yang sulit!!
Kebingungan keduapuluh satu...
Jika Imam Ali bin Abi Thalib -semoga Alloh meridhainya- mengetahui bahwa ia dijadikan Imam ataupun Khalifah oleh Alloh ta'ala, mengapa dia malah berbaiat kepada Abu Bakr, kemudian Umar, lalu Utsman?? -semoga Alloh meridhai mereka-
Jika Syiah Imamiyyah beralasan: "Pada saat itu Imam Ali lemah"
Jawab: "Ah yang bener?? Orang lemahkan tidak pantas jadi imam, imam hanya untuk orang yang mampu menanggung bebannya!"
Jika Syiah Imamiyyah berkata: "Imam Ali mampu tapi tidak melakukannya."
Jawab: "Ga mungkin deh, itukan sama saja khiyanat, pengkhianat tidak pantas jadi Imam!!"
Kalau gitu kenapa dong Imam Ali kok ga berbuat sesuatu sih???
Apalagi kalau Syiah Imamiyyah mengatakan kalau Imam Ali bertaqiyyah, ga mungkin banget deh... dalam masalah yang telah Alloh tetapkan untuknya kok malah bertaqiyyah (menyembunyikan hakekat, menampakkan sebaliknya)???
Kalau gitu kesimpulannya???
Bingung lagi???
Jumat, 31 Desember 2010
Banyak perawi hadits mereka bernama Umar??? Yang bener aja!!
Kebingungan keenambelas...
Pengikut Syiah Imamiyyah sangat anti memberi nama anaknya dengan nama para shahabat Nabi, terutama dua khalifah terdahulu (Abu Bakr dan Umar). Karena Syiah Imamiyyah meyakini mereka telah kafir, murtad, dzhalim dan lainnya.
Akan tetapi...sedulur kabeh... ternyata nama-nama perawi mereka di kitab paling shahih menurut mereka yaitu kitab Al-Kaafi karya al-Kulaini banyak yang bernama Umar atau bin Umar. Bukankah perawi hadits adalah orang yang terpercaya lagi shalih menurut ulama haditsnya???
Kita lihat pada juz pertama dalam kitab al-Kaafi terdapat nama-nama perawi hadits dari Rasululloh -shollallohu 'alaihi wa aalihi wasallam- juga yang meriwayatkan dari Ahlul Bayt, diantara nama-nama tersebut adalah:
Mufadh-dhal bin Umar, Ahmad bin Umar al-Halabiy, Umar bin Abaan, Umar bin Udzainah, Umar bin Abdil Aziiz, Ibrahim bin Umar, Umar bin Handzholah, Musa bin Umar, al-Abbas bin Umar
Seluruhnya bernama Umar atau nama ayahnya adalah Umar.
Bagaimana ini...??? Bingung ???
Pengikut Syiah Imamiyyah sangat anti memberi nama anaknya dengan nama para shahabat Nabi, terutama dua khalifah terdahulu (Abu Bakr dan Umar). Karena Syiah Imamiyyah meyakini mereka telah kafir, murtad, dzhalim dan lainnya.
Akan tetapi...sedulur kabeh... ternyata nama-nama perawi mereka di kitab paling shahih menurut mereka yaitu kitab Al-Kaafi karya al-Kulaini banyak yang bernama Umar atau bin Umar. Bukankah perawi hadits adalah orang yang terpercaya lagi shalih menurut ulama haditsnya???
Kita lihat pada juz pertama dalam kitab al-Kaafi terdapat nama-nama perawi hadits dari Rasululloh -shollallohu 'alaihi wa aalihi wasallam- juga yang meriwayatkan dari Ahlul Bayt, diantara nama-nama tersebut adalah:
Mufadh-dhal bin Umar, Ahmad bin Umar al-Halabiy, Umar bin Abaan, Umar bin Udzainah, Umar bin Abdil Aziiz, Ibrahim bin Umar, Umar bin Handzholah, Musa bin Umar, al-Abbas bin Umar
Seluruhnya bernama Umar atau nama ayahnya adalah Umar.
Bagaimana ini...??? Bingung ???
Kamis, 30 Desember 2010
Lho.. kok??? Imam Ali menolak ketetapan dari Alloh ta'ala???
Kebingungan kesepuluh...
Menurut Syiah Imamiyyah, Imamah (penunjukan Imam) adalah dari sisi Alloh ta'ala sebagaimana pernah saya baca dalam kitab rujukan mereka menyatakan: "al-Imaamatu manshibun Ilahiyyun" Imamah adalah ketetapan dari sisi Alloh.
Akan tetapi dalam kitab rujukan mereka yang lain, yang merupakan kitab rujukan yang diakui oleh mereka yaitu kitab Nahjul Balaghah, menyebutkan bahwa Imam Ali menolak imamah, piye too???
Imam Ali berkata ketika akan diangkat menjadi khalifah/imam: "Da'uuniy wal tamisuu ghairiy" (Tinggalkan aku, dan carilah selainku)
Padahal kan udah ditunjuk, kok ga mau ya???
Padahal udah ketetapan Ilahiy, kok nolak ya???
Kok malah menyetujui kekhalifahan Abu Bakr, Umar, Utsman -semoga Alloh meridhai mereka semua- ya???
Menolak perintah Alloh ta'ala, tetapi malah menyetujui dan membantu kekufuran, kedzaliman, kefasikan???
Kayaknya ga mungkin deh Imam Ali seperti itu, tapi di kitab rujukan mereka ada... bingung lagi.. bingung lagi dah... ?????
Menurut Syiah Imamiyyah, Imamah (penunjukan Imam) adalah dari sisi Alloh ta'ala sebagaimana pernah saya baca dalam kitab rujukan mereka menyatakan: "al-Imaamatu manshibun Ilahiyyun" Imamah adalah ketetapan dari sisi Alloh.
Akan tetapi dalam kitab rujukan mereka yang lain, yang merupakan kitab rujukan yang diakui oleh mereka yaitu kitab Nahjul Balaghah, menyebutkan bahwa Imam Ali menolak imamah, piye too???
Imam Ali berkata ketika akan diangkat menjadi khalifah/imam: "Da'uuniy wal tamisuu ghairiy" (Tinggalkan aku, dan carilah selainku)
Padahal kan udah ditunjuk, kok ga mau ya???
Padahal udah ketetapan Ilahiy, kok nolak ya???
Kok malah menyetujui kekhalifahan Abu Bakr, Umar, Utsman -semoga Alloh meridhai mereka semua- ya???
Menolak perintah Alloh ta'ala, tetapi malah menyetujui dan membantu kekufuran, kedzaliman, kefasikan???
Kayaknya ga mungkin deh Imam Ali seperti itu, tapi di kitab rujukan mereka ada... bingung lagi.. bingung lagi dah... ?????
Imam Ali al-Murtadha tidak sayang anak? Masa sih???
Kebingungan kesembilan...
Setelah Fathimah az-Zahra wafat -semoga Alloh meridhainya-, Imam Ali bin Abi Thalib menikah lagi dengan sejumlah muslimah serta melahirkan putra-putri yang menjadi buah hati, belahan jiwa, penerus generasi. Diantaranya adalah:
1. Ummul Banin bintu Hizam bin Daarim, melahirkan: Abbas, Abdulloh, Ja'far, Utsman.
2. Laila bintu Mas'ud ad-Darimiyyah, melahirkan: Ubaidillah dan Abu Bakr.
3. Asma bintu 'Umais, melahirkan: Yahya, Muhammad al-Ashghar, 'Aun.
4. Ummu Habib bintu Rabi'ah, melahirkan: Ruqayyah, Umar.
5. Ummu Mas'ud bintu 'Aurah bin Mas'ud ats-Tsaqafi, melahirkan: Ummul Hasan dan Ramlah al-Kubro
Coba kamu perhatikan, diantara nama putra-putri Imam Ali bin Abi Thalib ada nama khalifah pendahulu, yang diklaim oleh Syiah Imamiyyah sebagai musuh utama Imam Ali bin Abi Thalib, kafir, murtad,dzalim, fasiq dan sebagainya. Ada nama Utsman bin Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr bin Ali bin Abi Thalib, dan Umar bin Ali bin Abi Thalib.
Apakah ada seorang ayah yang ridha anaknya bernama seperti musuh bebuyutannya?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama anaknya dengan nama orang kafir?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama buah hati belahan jiwanya yang paling dicintainya dengan nama Fir'aun atau Setan atau Iblis misalnya???
Tentu seorang ayah akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang diidolakannya, dihormatinya, dan diharapkan akan menjadi teladan bagi anaknya kelak.
Tahukah kamu, kalau Imam Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari Bani Hasyim yang memberi nama putranya dengan nama Abu Bakr, Umar dan Utsman??
Begitu juga dengan keturunan Imam Ali bin Abi Thalib, al-Hasan dan al-Husain juga memberi nama putra mereka dengan nama shahabat Nabi, diataranya:
Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib memberi nama putra beliau dengan nama: Abu Bakr, Abdurrahman, Thalhah dan Ubaidillah
Kemudian Musa al-Kadzim putra Imam Ja'far ash-Shadiq memberi nama putrinya dengan nama Aisyah.
Putra Ali bin Abi ada dua yang bernama Umar: Pertama Umar al-Akbar terbunuh bersama saudaranya, al-Husain di Thuf (karbala). Kedua Umar al-Ashghar yang wafat pada umur 35 tahun.
Diantara Ahlul Bayt yang memberi nama anaknya dengan nama Abu Bakr adalah:
1. Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
3. Ali Zainal Abidin putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
4. Musa al-Kadzhim putra Ja'far ash-Shaadiq
5. Al-Husain bin Zaid bin Ali
6. Ishaq bin al-Hasan bin Ali bin al-Hasan
7. Al-Hasan bin Ali bin al-Hasan bin al-Husain bin al-Hasan
Dan selain mereka banyak lagi.
Dan diantara Ahlul Bayt yang memberi nama putrinya dengan nama Aisyah adalah:
1. Musa al-Kadzhim bin Ja'far ash-Shaadiq
2. Ali al-Hadi
Kalau begini, apakah mungkin ada permusuhan yang terjadi atara Ahlul Bayt dengan para shahabat Nabi??
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib membenci Abu Bakr, Umar, Utsman???
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib mengkafirkan Abu Bakr, Umar, Utsman???
Kalau benar, kok nama anaknya....??? Nama cucu-cucunya ....???? Bingung kan????
Setelah Fathimah az-Zahra wafat -semoga Alloh meridhainya-, Imam Ali bin Abi Thalib menikah lagi dengan sejumlah muslimah serta melahirkan putra-putri yang menjadi buah hati, belahan jiwa, penerus generasi. Diantaranya adalah:
1. Ummul Banin bintu Hizam bin Daarim, melahirkan: Abbas, Abdulloh, Ja'far, Utsman.
2. Laila bintu Mas'ud ad-Darimiyyah, melahirkan: Ubaidillah dan Abu Bakr.
3. Asma bintu 'Umais, melahirkan: Yahya, Muhammad al-Ashghar, 'Aun.
4. Ummu Habib bintu Rabi'ah, melahirkan: Ruqayyah, Umar.
5. Ummu Mas'ud bintu 'Aurah bin Mas'ud ats-Tsaqafi, melahirkan: Ummul Hasan dan Ramlah al-Kubro
Coba kamu perhatikan, diantara nama putra-putri Imam Ali bin Abi Thalib ada nama khalifah pendahulu, yang diklaim oleh Syiah Imamiyyah sebagai musuh utama Imam Ali bin Abi Thalib, kafir, murtad,dzalim, fasiq dan sebagainya. Ada nama Utsman bin Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr bin Ali bin Abi Thalib, dan Umar bin Ali bin Abi Thalib.
Apakah ada seorang ayah yang ridha anaknya bernama seperti musuh bebuyutannya?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama anaknya dengan nama orang kafir?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama buah hati belahan jiwanya yang paling dicintainya dengan nama Fir'aun atau Setan atau Iblis misalnya???
Tentu seorang ayah akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang diidolakannya, dihormatinya, dan diharapkan akan menjadi teladan bagi anaknya kelak.
Tahukah kamu, kalau Imam Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari Bani Hasyim yang memberi nama putranya dengan nama Abu Bakr, Umar dan Utsman??
Begitu juga dengan keturunan Imam Ali bin Abi Thalib, al-Hasan dan al-Husain juga memberi nama putra mereka dengan nama shahabat Nabi, diataranya:
Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib memberi nama putra beliau dengan nama: Abu Bakr, Abdurrahman, Thalhah dan Ubaidillah
Kemudian Musa al-Kadzim putra Imam Ja'far ash-Shadiq memberi nama putrinya dengan nama Aisyah.
Putra Ali bin Abi ada dua yang bernama Umar: Pertama Umar al-Akbar terbunuh bersama saudaranya, al-Husain di Thuf (karbala). Kedua Umar al-Ashghar yang wafat pada umur 35 tahun.
Diantara Ahlul Bayt yang memberi nama anaknya dengan nama Abu Bakr adalah:
1. Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
3. Ali Zainal Abidin putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
4. Musa al-Kadzhim putra Ja'far ash-Shaadiq
5. Al-Husain bin Zaid bin Ali
6. Ishaq bin al-Hasan bin Ali bin al-Hasan
7. Al-Hasan bin Ali bin al-Hasan bin al-Husain bin al-Hasan
Dan selain mereka banyak lagi.
Dan diantara Ahlul Bayt yang memberi nama putrinya dengan nama Aisyah adalah:
1. Musa al-Kadzhim bin Ja'far ash-Shaadiq
2. Ali al-Hadi
Kalau begini, apakah mungkin ada permusuhan yang terjadi atara Ahlul Bayt dengan para shahabat Nabi??
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib membenci Abu Bakr, Umar, Utsman???
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib mengkafirkan Abu Bakr, Umar, Utsman???
Kalau benar, kok nama anaknya....??? Nama cucu-cucunya ....???? Bingung kan????
Label:
abu bakr,
aisyah,
al-hasan,
al-husain,
ali al-hadi,
ali bin abi thalib,
bingung,
karbala,
musa al-kadzhim,
pembunuh umar,
permusuhan dengan ahlul bayt,
syiah imamiyyah,
Thuf
Rabu, 29 Desember 2010
Bukankah pembunuh Umar bin al-Khattab adalah seorang Majusi?
![]() |
| Makam Abu Lu'luah Al-Majusi dibangun megah |
Kebingunganku yang ketiga...
Umar bin al-Khattab dibunuh oleh Abu Lu'luah al-Majusi al-Farisi budak milik al-Mughirah dengan enam luka tusukan, kemudian Abu Lu'luah bunuh diri setelah menusuk beberapa orang yang sedang shalat shubuh bersama Umar bin al-Khattab.
Bahkan ketika Umar mengetahui lukanya sulit disembuhkan beliau berkata: "Segala puji bagi Alloh, yang telah menjadikan pembunuhku orang yang belum pernah sujud kepada Alloh walaupun sekali"
Tapi mengapa orang-orang syiah menjadikan kuburan Abu Lu'luah tempat ziarah yang dinyatakan terkabul doa orang yang berdoa di sana?
![]() |
| Mereka berdoa di samping makam Abu Lu'luah |
Mengapa orang-orang syiah memberi gelar kepada orang yang mati bunuh diri plus mati dalam kekafiran (beragama Majusi "penyembah api") "BABA SYUJA'UD DIIN" (Bapak Pahlawan Agama)??
Mengapa orang-orang syaih berdoa agar kelak dikumpulkan dengan Abu Lu'luah yang sudah pasti kafir (kekal di neraka)???
Bingung... aku..!!!
Label:
abu bakr,
abu lu'luah al-majusi,
ahl bayt,
al-farisi,
baba syuaja'ud diin,
dikafirkan,
ijabi,
irak,
ja'fari,
khalifah,
madzhab,
pembunuh umar,
shanamay quraisy,
syiah,
umar
Langganan:
Postingan (Atom)



