Tampilkan postingan dengan label abu bakr. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abu bakr. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Januari 2011

Syiah Imamiyyah menempatkan Imamnya pada posisi yang sulit!!


Kebingungan keduapuluh satu...
Jika Imam Ali bin Abi Thalib -semoga Alloh meridhainya- mengetahui bahwa ia dijadikan Imam ataupun Khalifah oleh Alloh ta'ala, mengapa dia malah berbaiat kepada Abu Bakr, kemudian Umar, lalu Utsman?? -semoga Alloh meridhai mereka-
Jika Syiah Imamiyyah beralasan: "Pada saat itu Imam Ali lemah"
Jawab: "Ah yang bener?? Orang lemahkan tidak pantas jadi imam, imam hanya untuk orang yang mampu menanggung bebannya!"
Jika Syiah Imamiyyah berkata: "Imam Ali mampu tapi tidak melakukannya."
Jawab: "Ga mungkin deh, itukan sama saja khiyanat, pengkhianat tidak pantas jadi Imam!!"
Kalau gitu kenapa dong Imam Ali kok ga berbuat sesuatu sih???
Apalagi kalau Syiah Imamiyyah mengatakan kalau Imam Ali bertaqiyyah, ga mungkin banget deh... dalam masalah yang telah Alloh tetapkan untuknya kok malah bertaqiyyah (menyembunyikan hakekat, menampakkan sebaliknya)???

Kalau gitu kesimpulannya???

Bingung lagi???

Kamis, 30 Desember 2010

Imam Ali seorang yang lemah dan penakut? Ga.. mungkin deh!!

Kebingungan kesebelas...
Syiah Imamiyyah meyakini bahwa Fathimah az-Zahra -semoga Alloh meridhainya- telah dihinakan pada masa Abu Bakr ash-Shiddiq -semoga Alloh meridhainya- hingga patah tulang rusuk beliau, dan hendak dibakar rumahnya, bahkan hingga janin yang sedang dikandungnya gugur, mereka menyebutkan bahwa janin itu bernama Muhsin.
Pertanyaannya:
Kemana Imam Ali bin Abi Thalib? kok diam saja? tidak menuntut haknya? tidak melindungi istri dan putranya? tidak melindungi putri Rasululloh yang telah menjadi amanah baginya.!
Apakah Imam Ali bin Abi Thalib takut??
Apakah beliau lemah??
Apakah beliau seorang pengecut???
Tidak... demi Alloh tidak... !!!
Beliau kan yang mampu menjebol dan mengangkat pintu gerbang Khaibar sendirian.
Kalau begitu gimana nih ceritanya...???
Ceritanya bohong atau Imam Ali seorang pengecut, penakut dan lemah...???
Jadi bingung... ??????????
Kemudian ada pertanyaan lagi:
Janin belum lahir kok udah diberi nama ya???  Janin ga jadi lahir kok diberi nama ya??? Aneh ga siih???
Makin bingung dengan Syiah nih...

Lho.. kok??? Imam Ali menolak ketetapan dari Alloh ta'ala???

Kebingungan kesepuluh...
Menurut Syiah Imamiyyah, Imamah (penunjukan Imam) adalah dari sisi Alloh ta'ala sebagaimana pernah saya baca dalam kitab rujukan mereka menyatakan: "al-Imaamatu manshibun Ilahiyyun"  Imamah adalah ketetapan dari sisi Alloh.
Akan tetapi dalam kitab rujukan mereka yang lain, yang merupakan kitab rujukan yang diakui oleh mereka yaitu kitab Nahjul Balaghah, menyebutkan bahwa Imam Ali menolak imamah, piye too???
Imam Ali berkata ketika akan diangkat menjadi khalifah/imam: "Da'uuniy wal tamisuu ghairiy" (Tinggalkan aku, dan carilah selainku)
Padahal kan udah ditunjuk, kok ga mau ya???
Padahal udah ketetapan Ilahiy, kok nolak ya???
Kok malah menyetujui kekhalifahan Abu Bakr, Umar, Utsman -semoga Alloh meridhai mereka semua- ya???
Menolak perintah Alloh ta'ala, tetapi malah menyetujui dan membantu kekufuran, kedzaliman, kefasikan???
Kayaknya ga mungkin deh Imam Ali seperti itu, tapi di kitab rujukan mereka ada... bingung lagi.. bingung lagi dah...  ?????

Imam Ali al-Murtadha tidak sayang anak? Masa sih???

Kebingungan kesembilan...
Setelah Fathimah az-Zahra wafat -semoga Alloh meridhainya-, Imam Ali bin Abi Thalib menikah lagi dengan sejumlah muslimah serta melahirkan putra-putri yang menjadi buah hati, belahan jiwa, penerus generasi. Diantaranya adalah:
1. Ummul Banin bintu Hizam bin Daarim, melahirkan: Abbas, Abdulloh, Ja'far, Utsman.
2. Laila bintu Mas'ud ad-Darimiyyah, melahirkan: Ubaidillah dan Abu Bakr.
3. Asma bintu 'Umais, melahirkan: Yahya, Muhammad al-Ashghar, 'Aun.
4. Ummu Habib bintu Rabi'ah, melahirkan: Ruqayyah, Umar.
5. Ummu Mas'ud bintu 'Aurah bin Mas'ud ats-Tsaqafi, melahirkan: Ummul Hasan dan Ramlah al-Kubro

Coba kamu perhatikan, diantara nama putra-putri Imam Ali bin Abi Thalib ada nama khalifah pendahulu, yang diklaim oleh Syiah Imamiyyah sebagai musuh utama Imam Ali bin Abi Thalib, kafir, murtad,dzalim, fasiq dan sebagainya. Ada nama Utsman bin Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr bin Ali bin Abi Thalib, dan Umar bin Ali bin Abi Thalib.
Apakah ada seorang ayah yang ridha anaknya bernama seperti musuh bebuyutannya?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama anaknya dengan nama orang kafir?
Adakah seorang ayah ridha memberi nama buah hati belahan jiwanya yang paling dicintainya dengan nama Fir'aun atau Setan atau Iblis misalnya???
Tentu seorang ayah akan memberi nama anaknya dengan nama orang yang diidolakannya, dihormatinya, dan diharapkan akan menjadi teladan bagi anaknya kelak.
Tahukah kamu, kalau Imam Ali bin Abi Thalib adalah orang pertama dari Bani Hasyim yang memberi nama putranya dengan nama Abu Bakr, Umar dan Utsman??

Begitu juga dengan keturunan Imam Ali bin Abi Thalib, al-Hasan dan al-Husain juga memberi nama putra mereka dengan nama shahabat Nabi, diataranya:
Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib memberi nama putra beliau dengan nama: Abu Bakr, Abdurrahman, Thalhah dan Ubaidillah
Kemudian Musa al-Kadzim putra Imam Ja'far ash-Shadiq memberi nama putrinya dengan nama Aisyah.
Putra Ali bin Abi ada dua yang bernama Umar: Pertama Umar al-Akbar terbunuh bersama saudaranya, al-Husain di Thuf (karbala).  Kedua Umar al-Ashghar yang wafat pada umur 35 tahun.
Diantara Ahlul Bayt yang memberi nama anaknya dengan nama Abu Bakr adalah:
1. Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
3. Ali Zainal Abidin putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
4. Musa al-Kadzhim putra Ja'far ash-Shaadiq
5. Al-Husain bin Zaid bin Ali
6. Ishaq bin al-Hasan bin Ali bin al-Hasan
7. Al-Hasan bin Ali bin al-Hasan bin al-Husain bin al-Hasan
Dan selain mereka banyak lagi.

Dan diantara Ahlul Bayt yang memberi nama putrinya dengan nama Aisyah adalah:
1. Musa al-Kadzhim bin Ja'far ash-Shaadiq
2. Ali al-Hadi

Kalau begini, apakah mungkin ada permusuhan yang terjadi atara Ahlul Bayt dengan para shahabat Nabi??
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib membenci Abu Bakr, Umar, Utsman???
Apakah mungkin Imam Ali bin Abi Thalib mengkafirkan Abu Bakr, Umar, Utsman???
Kalau benar, kok nama anaknya....??? Nama cucu-cucunya ....????  Bingung kan????

Imam Ali bin Abi Thalib kok membantu kedzaliman? Na'udzubillah!

Kebingungan kedelapan...
Syiah Imamiyyah meyakini bahwa Abu Bakr dan Umar bin al-Khatthab telah kafir, dzalim, fasiq dan berbagai keburukan lainnya karena merampas kekhalifahan dari Imam Ali bin Abi Thalib.  Akan tetapi Imam Ali bin Abi Thalib (yang diklaim sebagai imam pertama syiah imamiyyah) berbaiat kepada keduanya, mengakui kekhalifahan keduanya, tidak memberontak kepada keduanya, taat kepada keduanya.
Kalau begitu, imam Ali bin Abi Thalib membantu mereka berdua dalam kedzaliman?? membantu mereka berdua dalam kekufuran?? membantu mereka berdua dalam kefasikan?? Padahal Imam Ali ma'shum (terjaga dari dosa, salah dan lupa).
Ataukah memang kedua khalifah terdahulu adalah orang yang benar, mu'min, shalih, amanah, sehingga Imam Ali bin Abi Thalib mengakui kekhalifahannya, berbaiat kepada keduanya, membantu keduanya???
Bahkan ketika Khalifah Umar bin al-Khatthab safar ke Syam untuk menerima penyerahan kunci Baitul Maqdis, beliau menunjuk Imam Ali bin Abi Thalib sebagai wakil di Madinah, menggantikan sementara posisi amirul mu'minin selama beberapa bulan.  Mengapa Imam Ali bin Abi Thalib mau mewakili posisi orang yang dikafirkan Syiah Imamiyyah??? Berarti semakin jelas bantuan Imam Ali bin Abi Thalib kepada orang yang dikafirkan Syiah Imamiyyah!!!
Imam pertama dan utama berbuat seperti itu, bingung deh... bingung...
Ataukah karena kedua khalifah tersebut benar?? karena dibenarkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib kan???
Kalau begitu sebaiknya Syiah Imamiyyah (yang mengklaim pengikut ahlul bayt) ikut Imam Ali bin Abi Thalib aja, mengakui kekhalifahan mereka berdua... mau??? bingung ya..???

Adakah imam kedua belas?

Mereka menggambarkan kedua belas imam seperti ini.

Kebingungan keenam...
Agama Syiah Imamiyyah meyakini ada 12 imam ma'shum.
Disamping itu juga mereka meyakini bahwa imam kedua belas mereka (Muhammad bin Hasan Al-Mahdi) masih bersembunyi di sirdaab (semacam gua) di Samura, Iraq pada tahun 260 Hijriyah. Awalnya mereka meyakini "ghaibah sughra",akan keluar setelah 70 tahun.  akan tetapi setelah 70 tahun imam mereka tidak juga keluar, maka mereka pun meyakini "ghaibah kubra", akan keluar di akhir zaman.  Sampai sekarang orang-orang syiah masih selalu menunggu, maka imam mereka yang keduabelas inipun ditambahi gelarnya menjadi "Al-Mahdi al-Muntadzhar", imam Mahdi yang ditunggu.

Dari jenis makhluk apakah al-Mahdi (versi Syiah) ini? sudah lebih dari 1200 tahun bersembunyi???
Berapakah umurnya???
Ada yang masih bingung??? Apa sampeyan tambah bingung wirr???

Mengapa hanya dari keturunan al-Husain saja?

Kebingungan kelima...
Syiah imamiyyah meyakini 12 imam ma'shum keturunan Ali bin Abi Thalib, mereka adalah para imam ma'shum yang terjaga dari dosa (kecil maupun besar), salah, lupa karena mereka adalah rujukan agama syiah.
Mereka adalah:
Imam pertama: Ali bin Abi Thalib
Imam kedua: Al-Hasan putra Ali bin Abi Thalib
Imam ketiga: Al-Husain putra Ali bin Abi Thalib
Imam keempat: Ali putra Al-Husain putra Ali bin Abi Thalib
Imam kelima: Muhammad putra Ali putra Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib
Imam keenam: Ja'far putra Muhammad putra Ali putra Al-Husain
Imam ketujuh: Musa putra Ja'far putra Muhammad putra Ali putra Al-Husain
Imam kedelapan: Ali putra Musa putra ja'far putra Muhammad putra Ali putra Al-Husain
Imam kesembilan: Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja'far bin Muhammad bin Ali bin Al-Husain
Imam kesepuluh: Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja'far bin Muhammad bin Ali bin Al-Husain
Imam kesebelas: Hasan putra Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja'far bin Muhammad bin Ali bin Al-Husain
Imam keduabelas: Muhammad bin Hasan bin Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja'far bin Muhammad bin Ali bin Al-Husain

Kalau diperhatikan, seluruh imam dari cucu Ali bin Abi Thalib diambil dari keturunan Al-Husain semua.  Kok tidak ada keturunan Al-Hasan yang jadi imam ya? Padahal al-Hasan juga punya tiga putra yaitu: Abu Bakr, Umar dan al-Hasan
Apakah karena istri Al-Husain adalah putri dari raja Persia (Anusyarwan)??
Apakah karena Al-Hasan memutuskan menyerahkan kekuasaan kepada Mu'awiyyah bin Abi Suyfan??? Hingga terkenal tahun terjadinya peristiwa itu menjadi "Aamul Jama'ah" (Tahun Persatuan)
Bukankah Al-Hasan lebih mulia dan senior dari Al-Husain???

Bingung lagi niih...!!!

Rabu, 29 Desember 2010

Bukankah pembunuh Umar bin al-Khattab adalah seorang Majusi?

Makam Abu Lu'luah Al-Majusi dibangun megah

Kebingunganku yang ketiga...
Umar bin al-Khattab dibunuh oleh Abu Lu'luah al-Majusi al-Farisi budak milik al-Mughirah dengan enam luka tusukan, kemudian Abu Lu'luah bunuh diri setelah menusuk beberapa orang yang sedang shalat shubuh bersama Umar bin al-Khattab.
Bahkan ketika Umar mengetahui lukanya sulit disembuhkan beliau berkata: "Segala puji bagi Alloh, yang telah menjadikan pembunuhku orang yang belum pernah sujud kepada Alloh walaupun sekali"

Tapi mengapa orang-orang syiah menjadikan kuburan Abu Lu'luah tempat ziarah yang dinyatakan terkabul doa orang yang berdoa di sana?
Mereka berdoa di samping makam Abu Lu'luah

Mengapa orang-orang syiah memberi gelar kepada orang yang mati bunuh diri plus mati dalam kekafiran (beragama Majusi "penyembah api") "BABA SYUJA'UD DIIN" (Bapak Pahlawan Agama)??
Mengapa orang-orang syaih berdoa agar kelak dikumpulkan dengan Abu Lu'luah yang sudah pasti kafir (kekal di neraka)???

Bingung... aku..!!!

Mengapa mereka mencela orang yang paling berjasa kepadanya?


Kebingunganku yang kedua..
Bukankah Irak (termasuk Iran-Persia) diislamkan oleh Abu Bakr dan disempurnakan oleh Umar bin al-Khatthab?
Dimana Abu Bakr di tahun kedua kekhalifahannya menunjuk Khalid bin al-Waliid sebagai pemimpin pasukan untuk menaklukan Irak (Persia dan sekitarnya) serta membebaskan rakyatnya dari cengkeraman agama Majusi menuju kemuliaan Islam, kemudian usaha beliau dilanjutkan oleh khalifah penerusnya, Umar bin al-Khattab hingga mampu menaklukan serta mengislamkan Irak (kerajaan Persia) seluruhnya.
Bukankah mereka berdua yang menjadi perantara keislaman penduduk Irak (Iran termasuk di dalamnya)?
Bukankah nikmat Islam adalah nikmat terbesar?
Tapi mengapa mereka begitu getol mencela bahkan mengkafirkannya bahkan memiliki doa khusus dalam rangka melaknat beliau berdua (Doa Shanamay Quraisy / Doa dua berhala Quraisy)?
Bingung..bingung ku memikirnya...????
SYI'AH MEMBINGUNGKAN | Mau Jadi Syi'ah Bingung dulu..., Udah Jadi Syi'ah Malah Tambah Bingung | website : www.syi'ahbingung.blogspot.com |