Kebingungan keduapuluh tiga...
Syiah Imamiyyah meyakini Khulafaur Rasyidiin adalah orang-orang kafir, dzalim fasiq (selain Ali bin Abi Thalib).
Akan tetapi mengapa Alloh ta'ala membela, membantu, menolong serta merahmati kepemimpinan mereka? Sehingga mereka mampu (dengan pertolongan Alloh) memperluas wilayah negeri Islam, Islam memiliki wibawa dan kemuliaan, disegani orang-orang disekitarnya. Hingga belum pernah terjadi masa keemasan sebagaimana masa mereka.
Apakah ini sesuai dengan sunnatulloh dengan terhinakannya orang-orang kafir dan munafik?
Sebaliknya, kita lihat pada masa Imam-imam ma'shum (sebagaimana keyakinan Syiah Imamiyyah), ummat terpecah belah dan saling bunuh satu sama lain, hingga musuh-musuh Islam berkeinginan untuk menguasai Islam dan muslimin, rahmat apa yang diperoleh oleh para imam ma'shum???
Kok...???
Bingung??? ya???
Mau jadi syiah, bingung dulu... Udah jadi syiah, tambah bingung... Piye to yaaa...????????????????
Tampilkan postingan dengan label shanamay quraisy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shanamay quraisy. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Januari 2011
Rabu, 29 Desember 2010
Mencela dan mengkafirkan ibunda sendiri?
Kebingungan keempat...
Alloh ta'ala berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 6: "Dan Nabi itu lebih berhak untuk dicintai kaum mu'minin daripada diri mereka sendiri, sedangkan istri-istri beliau adalah ibunda mereka (kaum mu'minin)."
Pada ayat ini dengan jelas Alloh menegaskan bahwa istri nabi adalah ibunda kita semua (kaum mu'minin), juga orang syiah (jika mereka mengaku beriman)).
Akan tetapi orang-orang syiah biasa mencela, melaknat, mengkafirkan serta menyatakan bahwa ibunda kita berada di neraka jahannam.
Siapakah yang rela dan dengan bangga mencela ibunda sendiri?Siapakah yang rela ibundanya dituduh berzina??
Apakah Nabi shallallohu 'alaihi wa aalihi wasallama rela istri yang paling beliau cintai dituduh sebagai ibu dari segala keburukan???
Apakah kaum mu'minin rela ibundanya dihina habis-habisan????
Siapakah yang yang tega mengkafirkan ibunda sendiri?????
Ibunda yang telah Alloh nyatakan dengan tegas, bahwa beliau adalah ibunda kita, bukan pengakuan sepihak dari ibunda kita, tapi Alloh ta'ala yag langsung menyatakannya!!!
Alloh ta'ala berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 6: "Dan Nabi itu lebih berhak untuk dicintai kaum mu'minin daripada diri mereka sendiri, sedangkan istri-istri beliau adalah ibunda mereka (kaum mu'minin)."
Pada ayat ini dengan jelas Alloh menegaskan bahwa istri nabi adalah ibunda kita semua (kaum mu'minin), juga orang syiah (jika mereka mengaku beriman)).
Akan tetapi orang-orang syiah biasa mencela, melaknat, mengkafirkan serta menyatakan bahwa ibunda kita berada di neraka jahannam.
Siapakah yang rela dan dengan bangga mencela ibunda sendiri?Siapakah yang rela ibundanya dituduh berzina??
Apakah Nabi shallallohu 'alaihi wa aalihi wasallama rela istri yang paling beliau cintai dituduh sebagai ibu dari segala keburukan???
Apakah kaum mu'minin rela ibundanya dihina habis-habisan????
Siapakah yang yang tega mengkafirkan ibunda sendiri?????
Ibunda yang telah Alloh nyatakan dengan tegas, bahwa beliau adalah ibunda kita, bukan pengakuan sepihak dari ibunda kita, tapi Alloh ta'ala yag langsung menyatakannya!!!
Bukankah pembunuh Umar bin al-Khattab adalah seorang Majusi?
![]() |
| Makam Abu Lu'luah Al-Majusi dibangun megah |
Kebingunganku yang ketiga...
Umar bin al-Khattab dibunuh oleh Abu Lu'luah al-Majusi al-Farisi budak milik al-Mughirah dengan enam luka tusukan, kemudian Abu Lu'luah bunuh diri setelah menusuk beberapa orang yang sedang shalat shubuh bersama Umar bin al-Khattab.
Bahkan ketika Umar mengetahui lukanya sulit disembuhkan beliau berkata: "Segala puji bagi Alloh, yang telah menjadikan pembunuhku orang yang belum pernah sujud kepada Alloh walaupun sekali"
Tapi mengapa orang-orang syiah menjadikan kuburan Abu Lu'luah tempat ziarah yang dinyatakan terkabul doa orang yang berdoa di sana?
![]() |
| Mereka berdoa di samping makam Abu Lu'luah |
Mengapa orang-orang syiah memberi gelar kepada orang yang mati bunuh diri plus mati dalam kekafiran (beragama Majusi "penyembah api") "BABA SYUJA'UD DIIN" (Bapak Pahlawan Agama)??
Mengapa orang-orang syaih berdoa agar kelak dikumpulkan dengan Abu Lu'luah yang sudah pasti kafir (kekal di neraka)???
Bingung... aku..!!!
Label:
abu bakr,
abu lu'luah al-majusi,
ahl bayt,
al-farisi,
baba syuaja'ud diin,
dikafirkan,
ijabi,
irak,
ja'fari,
khalifah,
madzhab,
pembunuh umar,
shanamay quraisy,
syiah,
umar
Mengapa mereka mencela orang yang paling berjasa kepadanya?
Kebingunganku yang kedua..
Bukankah Irak (termasuk Iran-Persia) diislamkan oleh Abu Bakr dan disempurnakan oleh Umar bin al-Khatthab?
Dimana Abu Bakr di tahun kedua kekhalifahannya menunjuk Khalid bin al-Waliid sebagai pemimpin pasukan untuk menaklukan Irak (Persia dan sekitarnya) serta membebaskan rakyatnya dari cengkeraman agama Majusi menuju kemuliaan Islam, kemudian usaha beliau dilanjutkan oleh khalifah penerusnya, Umar bin al-Khattab hingga mampu menaklukan serta mengislamkan Irak (kerajaan Persia) seluruhnya.
Bukankah mereka berdua yang menjadi perantara keislaman penduduk Irak (Iran termasuk di dalamnya)?
Bukankah nikmat Islam adalah nikmat terbesar?
Tapi mengapa mereka begitu getol mencela bahkan mengkafirkannya bahkan memiliki doa khusus dalam rangka melaknat beliau berdua (Doa Shanamay Quraisy / Doa dua berhala Quraisy)?
Bingung..bingung ku memikirnya...????
Langganan:
Postingan (Atom)



