Tampilkan postingan dengan label iran. syiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iran. syiah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2010

Imam Ali dan Imam al-Husain melarang perayaan Asyura!!!

Kebingungan ketujuh belas...
Sudah bukan rahasia lagi, pengikut Syiah Imamiyyah merayakan Asyura (terbunuhnya Imam al-Husain asy-Syahiid) pada tanggal 10 Muharram setiap tahunnya.
Diantara bentuk perayaan itu adalah dengan menyakiti badan, dengan benda tajam, atau dengan memukul pipi, memukul dada dan ada juga yang dengan berjalan diatas bara.
Yang bikin gumun bin heran, ternyata Imam Ali dan Imam al-Husain (yang dirayakan kesyahidannya) melarang hal itu. Masa... ??? Ga percaya...???
Kita lihat dalam Nahjul Balaghah, Imam Ali berkata:
"Barangsiapa memukulkan tangannya ke pahanya ketika tertimpa musibah, maka sungguh terhapus amalnya"
Dalam kitab Muntahal Amaal berbahasa Persia yang diterjemahkan ke Bahasa Arab, al-Husain berkata kepada saudarinya, Zainab di Karbala:
"Wahai saudariku, bersumpahlah atas nama Alloh hendaknya engkau jaga sumpah ini, jika aku terbunuh, maka janganlah engkau merobek kerah bajumu, jangan mencakar wajahmu dengan kuku, janganlah engkau  menyeru kebinasaan dan kehancura atas syahidnya diriku."

Tapi syiah hari ini...???
Bahkan di Indonesia sudah mulai melanggar larangan Imam mereka yang lebih utama untuk diikuti... dengan memukul-mukul dada... sambil membaca syair-syair tentang al-Husain asy-Syahiid!!!

Ajaran siapa yang mereka ikuti??? Apakah mereka mengikuti ajaran Ahlul Bayt???
Bingung inyong, priben kiye laah...!!!

Para Imam Syiah mati bunuh diri???

Kebingungan ketigabelas...
Dalam kitab al-Kaafi karya al-Kulaini (kitab yang paling utama dan shahih bagi syiah imamiyyah, sebagaimana kedudukan shahih Bukhari bagi ahlis sunnah), disebutkan sifat para imam mereka:
"Bahwa para imam mengetahui kapan mereka akan mati, dan bahwa mereka tidaklah mati kecuali dengan kehendak pilihan mereka sendiri." (Ushulul Kaafi: juz 1 halaman 258)
al-Kulaini juga menyebutkan:
"Mengetahui apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi, tidak ada yag tersamar bagi imam sesuatupun" (Ushulul Kaafi: juz 1 halaman 260)
Kemudian dalam kitab rujukan utama yang lain, Biharul Anwar karya al-Majlisi menyebutkan hadits:
"Tidak ada seorang imam-pun kecuali mati dibunuh atau diracun." (Bihaarul Anwar: juz 43 halaman 364)

Jika para imam mengetahui perkara ghaib ("tidak tersamar bagi imam sesuatupun")niscaya mereka tahu ketika disuguhkan makanan dan minuman beracun, kalau mereka mengetahuinya dan tetap memakan atau meminum makanan dan minuman beracun tersebut, tentu saja itu adalah tindakan bunuh diri yang diharamkan syariat. Dan Nabi -shallallohu alaihi wa aalihi wasallama- menyatakan bahwa orang yang mati bunuh diri tempatnya di neraka.

Imam kok mati bunuh diri???
Imam ma'shum kok jadi ahli neraka???
Imam ma'shum (yang terjaga dari dosa, salah dan lupa) kok berbuat dosa besar???

Bingung too..??

Rabu, 29 Desember 2010

Mengapa mereka mencela orang yang paling berjasa kepadanya?


Kebingunganku yang kedua..
Bukankah Irak (termasuk Iran-Persia) diislamkan oleh Abu Bakr dan disempurnakan oleh Umar bin al-Khatthab?
Dimana Abu Bakr di tahun kedua kekhalifahannya menunjuk Khalid bin al-Waliid sebagai pemimpin pasukan untuk menaklukan Irak (Persia dan sekitarnya) serta membebaskan rakyatnya dari cengkeraman agama Majusi menuju kemuliaan Islam, kemudian usaha beliau dilanjutkan oleh khalifah penerusnya, Umar bin al-Khattab hingga mampu menaklukan serta mengislamkan Irak (kerajaan Persia) seluruhnya.
Bukankah mereka berdua yang menjadi perantara keislaman penduduk Irak (Iran termasuk di dalamnya)?
Bukankah nikmat Islam adalah nikmat terbesar?
Tapi mengapa mereka begitu getol mencela bahkan mengkafirkannya bahkan memiliki doa khusus dalam rangka melaknat beliau berdua (Doa Shanamay Quraisy / Doa dua berhala Quraisy)?
Bingung..bingung ku memikirnya...????
SYI'AH MEMBINGUNGKAN | Mau Jadi Syi'ah Bingung dulu..., Udah Jadi Syi'ah Malah Tambah Bingung | website : www.syi'ahbingung.blogspot.com |